Harapanrakyat.com, sumber berita terupdate konten writer kali ini akan mencoba menyajikan tentang Berita Ciamis Banjar Terbaru yaitu :

SMP Plus Ma’arif NU Ciamis Lakukan Gerakan Generasi Tanpa Narkoba

SMP Plus Ma’arif NU Ciamis mulai menggelar sosialisasi terkait bahaya Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan Terlarang) untuk jangka panjang. Sosialisasi ini dilakukan seiring dengan kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) yang bertempat di Aula SMP tersebut, yang beralamatkan di Jln. Cipaten No.4, Bangunsima, Sukamaju, Kota Beregbeg, Kabupaten Ciamis. Acara tersebut mulai dilaksanakan hari Kamis (19/07).

Peserta kegiatan sosialisasi tersebut adalah 300 orang dari siswa-siswi Kelas VII, VII, dan juga dari para pengurus OSIS.

Menurut Maftuh Salam Ch, S.Ag., M.Pd, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP Plus Ma’arif NU Ciamis mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi Generasi Tanpa Narkoba kali ini menjadi bagian dari kegiatan MPLS untuk tahun ajaran 2018/2019. Kegiatan ini nantinya akan diisi penuh oleh kegiatan bernada positif untuk tujuan membekali para siswa dalam membangun generasi bangsa yang berprestasi dan berkarakter tanpa narkoba.

“Sosialisai ini berisi tentang bahaya narkoba. Sehingga anak-anak mampu mengenal larangan dan bahaya penggunaan narkoba. Narkoba tidak memiliki manfaat apapun dan hanya membunuh diri sendiri”, tegasnya.

Maftuh menambahkan :

“Kami bertujuan untuk mencegah anak-anak didik kami dari penggunaan Narkoba. Kegiatan ini dilakukan seiring pemerintah yang juga sedang gencar untuk melakukan pemberantasan dan pencegahan narkoba yang bisa merusak generasi muda. Karena itu, kami juga ingin melakukan sesuatu untuk antisipasi sejak dini agar anak-anak tidak terjerumus kedalam Narkoba”.

Judul yang diberikan kali ini adalah “Narkoba dan Permasalahannya”, yang disampaikan oleh Heri Kurniawan, S.Sos, Salah satu penyuluh Narkoba dari BNNK Ciamis. Materi yang dijelaskan adalah Apa itu sebenarnya Narkoba beserta berbagai efek buruknya terhadap kesehatan manusia. Selain itu, berbagai upaya pencegahan yang bisa dilakukan terhadap rasa “Frustasi” anak juga diberikan secara gamblang. Tujuannya adalah agar anak-anak tidak lari dari masalah dan mencari pelampiasan seperti mengkonsumsi Narkoba, tapi cara terbaik adalah menghadapi masalah tersebut dengan tegar dan berani.